Proyek 33 alias 33 sendal jepit

15655501835_45a244a94d_k
Rasanya winter ini akan lebih menyenangkan karena gw bertekad jadi si minimalis.
Ga akan beli mantel, sepatu lars, syal dan topi. Ya mungkin beli topi, karena yang sekarang ini agak kegedean. Dan gw suka sekali sama kakek nenek yang jualan topi ini. Jadi itung-itung berbagi rejekilah.
Ide minimalis ini udah terlintas setaun yang lalu, tapi teorinya lebih gampang daripada pelaksanaan.
Musim panas kemarin, gw beli dua sepatu, yaitu sepatu oxford dan ballet shoes warna item. Dua-duanya cakep, mau dipaduin sama baju apapun. Cantik dan praktis.
Dan ternyata hidup dengan dua sepatu ini enak sekali sodara-sodara. Ga usah ribet mikir tiap pagi. Nggg, sebenernya dua sepatu dan dua belas sendal sih :P
Maka taun ini gw mau mengulang lagi. Gw punya sepasang sepatu lars favorit, nyaman dan keren. Dan bertekad mau pake sepatu ini aja sepanjang musim dingin.
Hmmm… Mungkin ide 33 baju bisa diterapkan?


Tulisan di atas dioret-oret di bulan November. Proyek 33 yang di tangan gw berubah jadi proyek 50 or less, berjalan menyenangkan. Jadi karena winter ini butuh banyak asesoris, gw membatasi 33 helai baju. Untuk syal, topi, kaos kaki dan mantel di luar itu. Tapi jumlahnya dikurangi.
Mayan, lemari jadi agak kosong. Rak sepatu juga mestinya bisa kosong, cuman ada 3 sepatu yang gw pake: sepatu lars, sepatu uggs dan sepatu doc mart. Sama rainboots dan sepatu lari sih, tapi itu kan di luar kategori 33. Lalu sendal jepit? Emang ya kelemahan gw ini. Karena merasa ga menuh-menuhin rak, sendal jepit dibiarkan di rak. Dan dapet hadiah Natal dua sendal jepit aja dong. Antara senang dan mau dibawa kemana sendal jepit sebanyak iniiiii… Apakah mesjid terdekat menerima donasi sendal jepit?

Kesimpulannya, hepi sekaliiiii! Satu koper baju udah didonasiin. Dan lemari terasa lowong. Buat gw karyawati kantoran, yang paling penting adalah baju kantor sebanyak-banyaknya. Wiken mah santey weh, celana pendek, legging, sweater, beres deh. Ga punya baju kencan juga, secara winter begini maleslah cantik-cantik, yang penting hangat. Terus dipuji? Jelas dooongg… Bahkan di hari terakhir saat semua legging masuk laundry, dan gw terpaksa pake legging garis-garis gw ke kantor, masih aja ada yg bilang leggingnya bagus.

Kesimpulannya: sendal jepit dan garis-garis.

Iklan

One thought on “Proyek 33 alias 33 sendal jepit

  1. Ping balik: Apartemen baru (bag. 3 – tamat) | Langit, laut dan Doraemon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s