Dapur cilik

12200134036_c2277d0976_k

Beberapa tahun yang lalu saya pernah posting di multiply soal cewek manis males masak. Yang notabene adalah saya sendiri. Untunglah multiply udah ga eksis, karena cewek manis males masak udah ga ada. Bukannya udah ga manis, tapi udah ga males. Haha.
Mungkin karena kebanyakan nonton dokumentasi David Chang atau Anthony Bourdain, saya makin menggila di dapur. Hari baik adalah saat saya bisa naik sepeda ke pasar, belanja sereh dan lain-lain lalu masak seharian. Dan pesta malamnya. Proses memasak ini cukup meditatif, mangaktifkan otak dan fisik.
Tentunya saya belum apa-apa dibandingin ibu-ibu yang senantiasa mencantumkan logo food blogger di postingannya. Tapi kan ada alesannya juga, ibu-ibu itu apakah belajar javascript? Hehe. Masakan andalan baru beberapa masakan rumahan. Oh ya, saya kurang ahli masak masakan bule, karena malas mencoba aja sih. Untuk masakan bule, tinggal telpon pasti dateng. Lah masakan Indonesia? Harus sedikit usaha.
Sempet juga sih kecanduan baking di hari Senin. Kenapa hari Senin dan kenapa baking? Karena saya dapet hadiah natal muffin pan, dan dengan baking di hari Senin, berarti saya punya menu sarapan selama seminggu ke depan. Tapi hobi ini berangsur berkurang karena saya lalu lebih suka racikan buah-buahan + yoghurt + oatmeal di kantin kantor.
Ada beberapa cita-cita mulia untuk mendokumentasikan resep-resep yang saya coba. Tapi biasanya setelah masak lalu kecapekan, dan setelah makan lalu kekenyangan. Besoknya udah kembali repot urusan kantor dan urusan kehidupan lainnya (nawon lagi urusan kehidupan). Tapi semoga ya, semoga suatu saat terwujud itu cita-cita saya menerbitkan buku resep untuk anak kos dan resep masakan Indonesia khusus vegetarian. Amiiin.
Untuk sementara, saya absen memasak karena lagi dalam proses pindahan. Kangen sekali beraktivitas di dapur, dan kangen sama food processor beserta berbagai bumbu-bumbuan. Di apartemen baru nanti, insya Allah ada dapur yang lebih besar, extra meja dapur dan ada meja makan panjang jadi kita bisa lebih sering makan malam ala ala Parenthood :)

Dan untuk sementara, berikut adalah foto-foto hasil karya di dapur. Tentulah jauh dari komposisi foodography, biasanya kelewat semangat untuk segera melahap hasilnya.

Iklan

12 thoughts on “Dapur cilik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s