Sebulan yang lalu – rangkuman

Tulisan yang harusnya naik cetak di awal Desember. Gapapa ya. Ini foto-fotonya juga belum di-afrduk. Fotonya menyusul yaa…

Oh hai! Apa kabar semuanya? *lambai-lambai ke udara kosong*
Buat yang kangen, gw mau merangkum aktivitas sebulan kemarin. Buat yang ga kangen, nih gocap beli permen sanah.

Sebulan belakangan ini gw cukup sibuk karena tiga hal: Liburan ke New Orleans, hari-hari terakhir kelas grafik desain dan kerjaan baru.

Liburan New Orleans terjadi mendadak karena gw punya libur seminggu buat thanksgiving sebelum memulai kerjaan baru. Biasanya kita pergi ke Hatford untuk thanksgiving dinner dan gw kangen2an sama Piper. Tapi karena satu dan lain hal, ga ada acara thanksgiving taun ini dan gw berinisiaitf liburan, udah lama ga mesra-mesraan ransel. Persiapan mendadak (yeah kapan sih gw liburan ga gedubrakan), dan dari berbagai pilihan liburan, akhirnya New Orleans aja deh. Ga jauh, banyak musik dan gw sebagai jelmaan monster corn bread pingin makan corn bread langsung dari dapurnya.

And we had a blast!
Ngapain aja di New Orleans? Sazerak, sazerak and sazerak. Gw resmi jadi penggemar dark liquor karena bir seringkali bikin kembung dan akibat stereotipes gender, menurut gw anggur dan kokteil itu terlalu tante-tante. Padahal doyan juga sih. Hihi. Tapi di New Orleans rasanya paling pas ya Sazerak. Dengan basis rye whisky dan kulit lemon, Sazerak terasa hangat dan segar. Dinginnya pas karena dihidangkan tanpa es batu.

Selain itu kita jalan-jalan ala turis dan tentunya nonton berbagai New Orleans band seperti Rebirth dan Big Sam. Konser yang paling berkesan buat gw adalah John Boutee. Orangnya kecil, nyanyinya ga ngoyo tapi pas nonton rasanya kok pingin ngegelosor di lantai ya. Naon sih. Alias musiknya penuh emosi, manis dan banyak membangkitkan memori. Padahal gw tau John Boutee juga dua hari sebelum konsernya, hihi. Dan pas selesai konser kita sempet ngobrol cukup lama. Baik banget orangnya, dan ajaibnya gw dengan lancar ngobrol tanpa perasaan degdegan atau gemana. Dia baik banget ngeliatin foto-foto rumahnya yang baru di lahan pertanian luas, banyak tupainya.

John Boutee inilah yang nulis lagu buat pembukag serial Treme. Sebagai penggemar berat film Treme, kita jalan-jalan ga jelas di Treme yang merupakan satu kelurahan di New Orleans. Jesse sibuk mengamati tanda-tanda kecamatan yang melahirkan musisi-musisi hebat, sedangkan gw ga ada kerjaan ya menyapa setiap kucing liar yg gw temui.

Sebenernya gw udah pingin buat satu postingan sendiri tentang liburan di New Orleans, tapi ada daya begitu landing dari JFK, drop ransel gw langsung cabs menuju poin berikutnya: kelas desain grafis.

Gw ikut kelas desain grafis SVA semenjak bulan September karena gw kangen ngedesain dan ingin belajar lebih banyak di bidang ini. Selama ini kan segala urusan desain grafis ini otodidak. Kelasnya sih cuman setiap Senin malam, tapi pe-ernya banyakkk. Ga kerasa udah nyaris selesai, tapi tugasnya semakin menggila.
Gw agak-agak nostaljik kembali ke kelas dan belajar sesuatu yang emang gw sangat suka, tapi selama ini denial dan gw jadikan tameng supaya kalo desainnya jelek ga dimarahin. Hihi. Gw senang sudah memutuskan ikut kelas grafik desain, dan menghabiskan hari minggu dengan paket Adobe daripada jalan-jalan keluar. Lebih dari itu, gw belajar presentasi, belajar mengkritisi produk dengan saran yang membangun, dan berbagai pelajaran tentang dinamika orang-orang di New York.

Selesai kelas, besoknya udah masuk kantor aja dong. Kebalikan dari kelas terakhir, di urusan karir gw malah memulai kerjaan baru. Dibilang baru juga ga sih, masih sama organisasi yang sama dan orangnya juga itu-itu lagi. Kerjaannya juga kembali ngerjain berbagai visual, infografik, dan lain-lain. Seneng sih, karena tawaran kerjaan ini datang ga disangka-sangka, tapi namanya rejeki ya, susah ditolaknya.
Dari hari pertama kerja langsung tancap gas, dan memang kerjaan lagi banyak-banyaknya, hajar bleh. Tapi di sela hari pertama itu gw sempat sedikit kontemplatif dan meyakinkan diri gw untuk ga usah khawatir karena kita ga bisa meramal masa depan tapi rencana Tuhan pasti lebih baik :)

Jadi begitulah keriuhan di nyaris akhir tahun 2015. Sebulan terakhir sih sudah pasti diisi berbagai pesta natal, kerjaan yang semakin menggila, kembali ke Maine dan minggu tenang yang membuat kami semua kembali ke fitrahnya alias tidur yang banyak.

Iklan

6 thoughts on “Sebulan yang lalu – rangkuman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s