Buku akhir-akhir ini – Jan 2016

Dua buku yang tamat secara cepat di bulan January ini adalah Everything Everything dan Room.

everything everythingEverything Everything 3/5
Udah bukan rahasia lagi kalo gw itu gemar fiksi remaja. Bagian jatuh cinta pertama, ciuman pertama trus degdegannya grepe-grepe pertama itu loohhh… ;) Tapi tentu saja fiksi remaja yang bagus adalah yang lebih dari sekedar diary anak SMA. Sayangnya Everything Everything walopun latar belakangnya oke, ternyata kurang lebih segitulah. Jalan ceritanya simpel sih, Madeline adalah bubble girl (bukan Bubbles nya Power Puff Girl yaaa), sensitif dan ga punya sistem kekebalan sehingga dia ga bisa keluar rumah. Lalu datanglah Ollie sebagai tetangga baru cakep, keren, jago koprol. Ketebaklah, napsir-napsiran tapi ga bisa deketan. Mayan menarik kan ya, dan cara mereka berinteraksi sungguhlah unyu.
Terakhirnya cukup ga ketebak, cenderung menegangkan, tentunya gw suka kalo mulai ngeri-ngeri begini. Sayangnya terlalu kontras sama keunyuan sebelumnya. Mungkin kalo kadar ngerinya seimbang dari pertama bakalan lebih sinergi *oposeh.
Ekstra satu bintang untuk ilustrasinya yg keren minimalis, bikin senyum disana sini tanpa mempengaruhi jalan cerita.

roomRoom 4/5
Beli buku ini udah lama tapi karena belum bisa baca (kegagalan kejar paket A), jadinya cuman dibaca 10 halaman tanpa mengerti maksudnya kemana. Karena dinaik tayangkan jadi film layar lebar dan katanya bagus, maka gw mulai baca lagi. Ga percuma kejar paket A, dalam 3 hari tamatlah. Karena seru dan gampang dicerna ternyata.
¼ awal buku membosankan, ¼ berikutnya adrenalin memuncak lalu setengah terakhirnya menarik banget.
Ceritanya tentang Ma dan Jack yang tinggal di Room, disekap oleh Old Nick.
Menarik karena buku ini diceritakan lewat sudut pandang Jack, anak kecil usia 5 tahun dengan segala kepolosan, penasaran dan mood yang berganti-ganti. Ga banyak yang bisa nulis kayak gini tanpa bikin penonton bosen atau merasa anaknya kokolot begog. Untuk hal ini Emma Donoghue cukup sukses, walaupun belum setingkat Mark Haddon di Curious Incident Dogs in the Night Time. Buat gw pribadi, yang paling menarik adalah [[SPOILER]] bagaimana Jack menyesuaikan diri dengan kehidupan nyata, dan ujung-ujungnya jadi satir. Lucu sekaligus ngenes.
Gw rasa ini yang jadi fokus Emma Donoghue hingga dapet porsi cukup banyak di buku, ga hanya bagian penculikan, penyekapan dan pelarian. Maka dari itu, gw suka.

Beberapa bulan yang lalu gw baca artikel yang di-post oleh neng ini tentang pameran fotografi dengan tema feral children. Ga disangka, cukup menggangu artikelnya, sehingga untuk beberapa hari gw jadi baca-bacain artikel tentang feral children. Ganas ya. Bukan feral children-nya, melainkan peradaban manusia yang begitu kompleks sehingga kebanyakan feral children yang ditemukan akhirnya berhasil ngenes, ga bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan nyata.
Nah makanya gw tertarik banget baca Room, walopun Jack ga bisa digolongkan feral children karena kemampuan baca tulis dan berkomunikasi yang cukup baik. Gw rasa bahasa Inggrisnya canggihan Jack daripada gw :P Madeline juga, dia terhubung ke internet dan rajin baca buku. Everything Everything juga walaupun genre-nya fiksi remaja, harusnya bisa mengeksplor keunikan seseorang yang terasing sekian lama dan akhirnya terpapar dunia. Tapi apalah artinya dunia kalo sebelah kita ada cowok yang bikin klepek-klepek. Yang lain hanya ngontrak, ya nggak?

Trus gw jadi termenung-menung. Kompleksnya ya kehidupan kita ini. Anatomi dan perangai feral children tentunya berbeda dengan anak kecil yang tumbuh normal dan belajar di antara manusia. Anak kecil biasanya kesulitan belajar bahasa kalo baru diperkenalkan bahasa lewat umur lima tahun. Kemampuan bertahan kita yang hidup di kota dan desa, sudah sangat jauh berbeda dari karuhun kita yang hidup dari berburu dan mengkonsumsi tumbuhan liar. Nenek moyang kita mungkin ga akan nyangka kalo di masa kini, skill yang wajib itu adalah mengisi formulir kartu keluarga, misalnya.

Eniwei, katanya belum afdol memuaskan ketertarikan akan feral children kalo belum baca Lord of the Flies. Buku selanjutnya mungkin ya.

Iklan

6 thoughts on “Buku akhir-akhir ini – Jan 2016

  1. Wah kok buku yg everything2 keliatan menarik. Jadi awalnya drama abg tp terus jd menegangkan? Hhhmmmmm… Kayaknya seruu dit. Hehe. Room jg penasaran, filmnya banyak yg omongin kan.

    Tapiii aku masi ada 2 buku pending belom selesai (1 belom mulai malah).. Yg 1 judulnya Attachments dr Rainbow Rowell, yg 1 lagi China Rich Girlfriend dr Kevin Kwan.

    Kemaren baru selesai Shopaholic series yg terbaru soalnya.. Ngikutin nggak? *ketebak bgt sukanya baca buku genre apa yahh aku :p*

    • Everything Everything tegangnya dikit banget sih, endingnya cukup ga disangka ;)
      Room bagus deh, I was hooked until I finished the book.
      Aku juga lagi baca bukunya Rainbow Rowell nih, yang baru Carry On. Tapi ini buku kedua dari Rowell yang aku baca, ga terlalu suka :( Padahal aku sukaaa banget banget banget sam Eleanor and Park.
      Aku ga baca chicklit uy, perkembangannya baru sampe teenlit, hehe.

  2. Ping balik: Thursday Track: I Want You to Stay on the Other Side – Summer Heart | Langit, laut dan Doraemon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s