Day 10: Tragedi di tanah kosong

ilalang.jpgWhat’s your most embarrassing moment?

Terinspirasi dari Crystal, gw juga punya momen-momen ini. Haha.

Waktu itu masih kelas 2 SMP kalo ga salah, setiap pulang sekolah gw naik angkot sampai terminal lalu jalan kaki kira-kira 10 menit sampai rumah. Di angkot mulai kerasa kebelet sih, tapi ah nunggu 10 menit masih bisa kali. Lagian dari terminal sampai rumah mau ikut ke WC dimana juga.
Jalan 5 menit, mulai agak sulit menahan. Kebetulan perjalanan pulang ini melintas semacam tanah kosong penuh ilalang dan gw berjalan di jalan setapak sambil menahan pipis. Biasanya gw ga pernah berpapasan dengan seorang pun disini. Kebelet makin mendesak dan gw pikir ya udah lah ya. Ga sempet jongkok pun.
Pada saat yang bersamaan, dua laki-laki setengah baya belok ke jalan setapak. Bertepatan dengan ambyarnya kandung kemih gw. Bercucuran lumayan banyak dan kencang di bawah rok seragam biru.
Kedua laki-laki yang tadinya ngobrol dan ketawa-tawa lalu berhenti dan terbengong-bengong melihat fenomena yang ga disangka-sangka itu. Gw juga berdiri sampai pipisnya selesai. Abis itu gw lenggang kaki melanjutkan perjalanan, melewati mereka, seolah ga terjadi apa-apa.

Padahal sih… malu gilaaaa….


Makin-makin ya Daily Challenge ini. Bongkar aja semua bongkaarr… Temanya yang rada netral napa sih. Doohh…

Iklan

10 thoughts on “Day 10: Tragedi di tanah kosong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s