Starbenders – feminist glam rock masa kini

starbendersGw masih niat nerusin seri musisi-musisi masa kini, maka selanjutkan kita tampilnya:
Starbenders.

Penjelajahan di Spotify berbuah gw nyangkut di playlist Badass Womyn dimana roker-roker perempuan bertebaran, dan tentu saja nyelip Starbenders. Lagunya yang pertama gw denger Down and Out, lalu gw merasa: eitsss, siapa ini kok gahar dan centil secara bersamaan? Cita-rasanya mirip banget sama band lawas Heart atau Nicky Astria. Duh jadi pingin karaoke lagu Alone sama Biaaassss Sinaaarrrr.

Tapi Starbenders murni produk masa kini. Gw curiga mereka lebih muda dari gw. Tuntutan profesi aja yang membuat mereka tampil bak tante-tante rambut bersasak, ditambah kostum celana kulit dan baju-baju vintage. Mereka membawa kejayaan glam rock dengan sentuhan kekinian. Musiknya murni rock, tapi melodinya pop manis, gampang dicerna, malah mirip Katie Perry.

Kimi Shelter, vokalisnya selain bersuara serak-serak manja, main gitarnya juga power metal banget bok. Dan sudah semestinyalah grup ini jadi ikon kesetaraan gender jaman sekarang, drummernya juga cewek.

Singkat cerita, gw dengerin dua album mereka berhari-hari. Gw suka nyaris setiap lagunya. Dan semoga mereka suatu saat mampir New York ya, pingin banget nonton. Atau kalo ada rejeki, gw deh yang nyatronin Georgia, Atlanta, kota asal mereka.
Oh iya, mereka juga cenderung dharma junkie. Selain meramaikan kancah musik nasional, mereka aktif kampanye dan fundraising buat Lost n Found Youth, thrift store favorit mereka.

Gw juga suka banget sama logo/word mark Starbenders. Typeface ala heavy metal mencerminkan musik rock, sentuhan neon masa kini dan warna pink menggambarkan semangat dua cewek personilnya.

Singel terakhir mereka judulnya Far from Heaven sungguh sesuai dengan kondisi jaman sekarang, dimana banyak orang jualan janji-janji surga. Aseekkk :)